Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://insanta.journalilmiah.org/index.php/ins
INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATLPP ARROSYIDINen-USInsanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2988-7135Bangun Mimpi Tanpa Narkoba: Gerakan Penyuluhan Interaktif di Lingkungan SMP Negeri 22 Samarinda
https://insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/183
<p>Permasalahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja di Indonesia terus menjadi isu serius yang membutuhkan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kegiatan penyuluhan interaktif sebagai upaya preventif pada siswa SMP Negeri 22 Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan simulasi menolak narkoba, yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang bahaya narkoba dari sudut pandang kesehatan, hukum, dan sosial, serta kemampuan mereka dalam menolak pengaruh negatif lingkungan. Temuan ini mempertegas pentingnya intervensi edukatif yang berkelanjutan dan partisipatif dalam membangun ketahanan diri remaja terhadap ancaman narkoba. Dengan demikian, model penyuluhan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara luas sebagai strategi pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.</p>Hanafirdana HanafirdanaStefani Natali RisannandaReza HasanahNur Aripkah
Copyright (c) 2026 Hanafirdana, Stefani Natali Risannanda, Reza Hasanah, Nur Aripkah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-292026-04-29429610510.61924/insanta.v4i2.183Literasi Keuangan, Inovatif, Kreatif Melalui Digital Marketing Desa Padarek Majalengka
https://insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/228
<p>Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Padarek, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, dengan fokus pada peningkatan literasi hukum dan keuangan masyarakat desa. Kegiatan ini menitikberatkan pada dua isu utama, yaitu kewaspadaan terhadap bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan pentingnya legalitas usaha melalui pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) pada sistem Online Single Submission (OSS). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, tanya jawab, diskusi interaktif, dan studi kasus, dengan pendekatan partisipatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Kegiatan yang diikuti oleh 15 peserta, terdiri dari warga dan pelaku UMKM, dilaksanakan pada 12 Agustus 2024 di Balai Desa Padarek. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai ciri-ciri pinjol ilegal, strategi pencegahan, serta tahapan pendaftaran NIB secara daring dan gratis. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran hukum, keuangan, dan digital, yang diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi desa secara berkelanjutan.</p>Micki WatulandiJanuar Habibi MasharQona’an El HasanSalwa Ghina ZahiraTyas Fitria Anastasya
Copyright (c) 2026 Micki Watulandi, Januar Habibi Mashar, Qona’an El Hasan, Salwa Ghina Zahira, Tyas Fitria Anastasya
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-292026-04-294210611510.61924/insanta.v4i2.228Pengelolaan Sampah Berbasis Bank Sampah Dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Desa Karangpule Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga
https://insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/231
<p>Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang berdampak hingga tingkat pedesaan. Di Desa Karangpule, sampah rumah tangga menjadi sumber utama yang memerlukan pengelolaan efektif dan berkelanjutan. Desa telah menerapkan sistem bank sampah dengan iuran Rp20.000 per bulan dan pengambilan dua kali seminggu sebagai bentuk kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala. Sampah yang dikumpulkan sebagian besar hanya dipindahkan ke lahan kosong tanpa proses pemilahan dan pengolahan optimal. Pola ini masih bersifat linear yang dimulai dari proses kumpulkan, angkut, buang sehingga belum mencerminkan prinsip pengelolaan sirkular. Mahasiswa KKN Kelompok 23 melakukan pendampingan menggunakan pendekatan <em>Asset Based Community Development</em> (ABCD) yang menekankan penguatan aset lokal. Budaya gotong royong, peran aktif PKK, dan dukungan pemerintah desa menjadi modal utama. Program difokuskan pada edukasi pemilahan sampah sejak rumah tangga. Sampah organik diarahkan untuk diolah menjadi produk seperti lilin dan pengharum ruangan, sedangkan sampah nonorganik dipilah agar bernilai jual atau diolah menjadi kerajinan. Integrasi bank sampah dan pendekatan ABCD diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan berbasis komunitas yang lebih partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.</p>Nur Anwar MuqhitsDiantikasari AgrianingsihZahrotul KarimahLuluul HudzaifahMizania Rahma AdillaAtik SulistiawatiEli RahmawatiMuhammad Bagas Adi NugrohoErina Khotimatun NisaIrma Dwi Tantri
Copyright (c) 2026 Nur Anwar Muqhits, Diantikasari Agrianingsih, Zahrotul Karimah, Luluul Hudzaifah, Mizania Rahma Adilla, Atik Sulistiawati, Eli Rahmawati, Muhammad Bagas Adi Nugroho, Erina Khotimatun Nisa, Irma Dwi Tantri
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-292026-04-294211613010.61924/insanta.v4i2.231Implementasi Pembelajaran Atletik Berbasis Teaching Games For Understansding (TGFU) Untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Padangsidimpuan
https://insanta.journalilmiah.org/index.php/ins/article/view/234
<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun, mengenalkan, dan mampu meperbaiki keterampilan gerak tubuh serta kebugaran jasmani siswa/siswi Sekolah Dasar. Anak-anak masih perlu pembelajaran atletik yang bersifat menyenangkan dan beragam agar mereka memiliki kekayaan gerak yang mendukung untuk penguasaan gerak selanjutnya. Maka dari itu Salah satu alternatif pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai karakteristik anak adalah pembelajaran Atletik Berbasis Teaching Games For Understanding (TGFU). Atletik merupakan program pengenalan olahraga atletik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak, dengan pendekatan belajar sambil bermain. Melalui kegiatan seperti lari, lompat, dan lempar dalam bentuk permainan, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani secara alami. Edukasi pembelajaran berbasis permainan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu meningkatkan motivasi siswa.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Implementasi, Atletik, TGFU, Kebugaran Jasmani</p>Hendro Septiadi SihombingHaris Fadilla SiregarFebby Syafita PutriWilda Agustina
Copyright (c) 2026 Hendro Septiadi Sihombing, Haris Fadilla Siregar, Febby Syafita Putri, Wilda Agustina
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-302026-04-304213113710.61924/insanta.v4i2.234