Literasi Keuangan, Inovatif, Kreatif Melalui Digital Marketing Desa Padarek Majalengka

Authors

  • Micki Watulandi Kuningan University
  • Januar Habibi Mashar Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kuningan, Indonesia
  • Qona’an El Hasan Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kuningan, Indonesia
  • Salwa Ghina Zahira Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kuningan, Indonesia
  • Tyas Fitria Anastasya Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kuningan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61924/insanta.v4i2.228

Keywords:

Digital Marketing, Inovatif, Kreatif, Literasi Keuangan

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Padarek, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, dengan fokus pada peningkatan literasi hukum dan keuangan masyarakat desa. Kegiatan ini menitikberatkan pada dua isu utama, yaitu kewaspadaan terhadap bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) dan pentingnya legalitas usaha melalui pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) pada sistem Online Single Submission (OSS). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, tanya jawab, diskusi interaktif, dan studi kasus, dengan pendekatan partisipatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Kegiatan yang diikuti oleh 15 peserta, terdiri dari warga dan pelaku UMKM, dilaksanakan pada 12 Agustus 2024 di Balai Desa Padarek. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai ciri-ciri pinjol ilegal, strategi pencegahan, serta tahapan pendaftaran NIB secara daring dan gratis. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran hukum, keuangan, dan digital, yang diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Published

2026-04-29

How to Cite

Watulandi, M., Mashar, J. H., Hasan, Q. E., Zahira, S. G., & Anastasya, T. F. (2026). Literasi Keuangan, Inovatif, Kreatif Melalui Digital Marketing Desa Padarek Majalengka. Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 106-115. https://doi.org/10.61924/insanta.v4i2.228