Konseling Gizi Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Dengan Status Bawah Garis Merah (BGM)

Authors

  • Galuh Mulyawan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Aulia Janah Fakultas Kesehatan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Hilda Mulda Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Triya Marlina Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Bangsa, Indonesia
  • Hilda Janatul Wardah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61924/insanta.v3i4.105

Keywords:

konseling, gizi, anak, BGM

Abstract

Masalah kekurangan gizi pada anak balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, salah satunya ditandai dengan status Berat Badan di Bawah Garis Merah (BGM) pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Kondisi ini menunjukkan risiko gizi kurang yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi gizi buruk dan berdampak pada tumbuh kembang anak. Salah satu faktor penyebab yang umum ditemukan adalah kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang dan kecenderungan membiarkan anak mengonsumsi makanan ringan rendah gizi secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan pengetahuan dan perilaku orang tua setelah mendapatkan konseling gizi, melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah satu orang tua yang memiliki anak berstatus BGM dan bersedia mengikuti seluruh tahapan konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gizi yang dilakukan secara personal, partisipatif, dan berbasis konteks lokal mampu meningkatkan pemahaman ibu mengenai gizi anak, membatasi konsumsi makanan ringan, serta mulai mengadopsi pola makan yang lebih sehat dan seimbang. Meskipun demikian, perubahan perilaku tersebut masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan ekonomi dan pengaruh lingkungan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa konseling gizi dapat menjadi intervensi awal yang efektif dalam penanganan anak BGM, namun memerlukan dukungan berkelanjutan dari lingkungan sosial dan sistem layanan kesehatan dasar.

Published

2025-10-20

How to Cite

Mulyawan, G., Janah, A., Mulda, H., Marlina, T., & Wardah, H. J. (2025). Konseling Gizi Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Dengan Status Bawah Garis Merah (BGM). Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 191-196. https://doi.org/10.61924/insanta.v3i4.105